|
| |  |
Struktur Organisasi |
| |
Tim Pengarah Ketua: Presiden Republik Indonesia; Wakil Ketua merangkap Anggota: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Ketua Harian merangkap Anggota : Menteri Komunikasi dan Informatika; Anggota: Menteri Keuangan;
Menteri Perindustrian;
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia;
Menteri Pendidikan Nasional;
Menteri Perdagangan;
Menteri Dalam Negeri;
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas;
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara;
Menteri Negara Riset dan Teknologi;
Tim Pelaksana Ketua: Menteri Komunikasi dan Informatika; Wakil Ketua: Kemal A. Stamboel;
Sebelum diangkat sebagai Wakil Ketua Tim Pelaksana, Kemal pernah duduk sebagai management consulting services Indonesia, PricewaterhouseCoopers (1982-2002), business consulting service country leader Indonesia PT IBM Indonesia (2002-2004), dan sebagai anggota Dewan Pengawas BRR Aceh Nias (masih menjabat sampai saat ini). Ketika ditanya kenapa ia dipilih, seperti Andi Siswaka, ia mengatakan tidak tahu. “Mungkin karena saya memiliki latar belakang manajemen dan TI,” kata pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) ini. Memang dalam meniti kariernya, Kemal banyak menangani soal strategi dan operasional perusahaan, strategic visioning, transformasi organisasi, perencanaan dan pengembangan SDM, bisnis konsultasi, dan meng-handle klien dalam hal implemetasi TI mereka. Sekretaris: Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, Departemen Komunikasi dan Informatika; Wakil Sekretaris : Deputi Sekretaris Kabinet Bidang Hukum; Anggota:
1. Giri Suseno Hadihardjono; Giri saat ini duduk sebagai ketua umum Mastel (Masyarakat Telematika), setelah dalam Munas ke-5 organisasi itu, ia terpilih kembali untuk jabatan kedua kalinya. Lulusan Master of Science in Engineering (Mechanical Engi-neering) dari University of Michigan, Ann Arbor, Michigan, AS, ini pernah duduk sebagai direktur jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan, dan mencapai puncak karier di pemerintahan ketika ia dipercaya sebagai Menteri Perhubungan Kabinet Pembangunan VII, dan Kabinet Reformasi Pemba-ngunan. Kini Giri aktif di berbagai kegiatan komunitas telematika, sampai akhirnya ia dipercaya Presiden untuk duduk sebagai anggota Tim Pelaksana dewan TIK Nasional.
2. Jonathan L. Parapak; Peraih S2 dari Universitas Tasmania ini, pernah duduk sebagai direktur utama (1980-1991) dan komisaris (1991-1999) PT Indosat. Karier puncaknya diraih ketika ia diangkat sebagai sekretaris jenderal Departemen Parpostel (1991-1998) dan Departemen Parsenibud (1998-1999). Segudang pengalaman lain pernah dilaluinya, seperti anggota Dewan Gubernur Intelsat mewakili ASEAN, chairman Intelsat Board of Governors, chairman ITU World Plan for Asia and Oceania, ketua Panitia Konperensi negara-negara OKI di Bandung, anggota Dewan Riset Nasional, ketua Yayasan Pendidikan Teknik Indonesia, ketua Yayasan Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi dan Informasi, anggota MPR, dan chairman/Preskom beberapa peru-sahaan di lingkungan LIPPO-AcrossAsia Multimedia (Indonesia). Kini Parapak masih terus berkiprah dalam dunianya, dan saat ini dipercaya sebagai rektor Universitas Pelita Harapan Jakarta.
3. Jos Luhukay; Jos bukan orang baru di komunitas TI. Sudah lama ia malang melintang di sana. Sampai akhirnya ia dipercaya untuk duduk sebagai CEO Lippobank. Di sini kepiawaiannya dalam memanfaatkan TI untuk menunjang kinerja peru-sahaan diuji. Hasilnya, Lippobank kini sudah bertengger sebagai bank papan atas. Di tengah kesuksesannya itu, per Oktober 2006, ia mengundurkan diri, dan kini mengelola perusahaan sendiri di bawah bendera Indoconsult.
4. Hari Sulistyono; Kembali dari Jurusan Teknik Industri di University of South Florida, Tampa, AS, Hari bergabung dengan PT Usaha Sistem Informasi Jaya (PT USI Jaya), sebuah perusahaan yang mengageni komputer IBM untuk pasaran Indonesia. Di sana ia berkarier dari bawah, mulai dari jabatan system engineer, program sistem asuransi, customer & product support manager, general manager, hingga akhirnya ia menduduki kursi presiden direktur menggantikan Y.W. Yunardy. Keluar dari PT USI Jaya, Hari pindah ke PT LinkNet dan dipercaya sebagai presiden direktur. PT LinkNet adalah sebuah perusahaan penyelenggara jasa internet (ISP). Hari juga sempat dipercaya sebagai direktur TVRI pusat, namun di sana ia tak lama. Kemelut yang terjadi dalam perusahaan pemerintah itu membuat Hari dicopot dari sana.
5. Andi Siswaka Faisal. Andi yang saat ini menjabat sebagai senior advisor CEO di PT Telkom Indonesia itu tetap tak tahu siapa yang merekomendasikannya untuk masuk dalam keanggotaan Dewan. Di PT Telkom, Andi termasuk orang lama. “Saya boleh dibilang paling tua di sini,” ceritanya. Jabatan yang pernah dipegangnya adalah sebagai vice president Perencanaan Perusahaan dan Teknologi, Direktorat Perencanaan dan Teknologi (1995-1996) dan sebagai direktur Perencanaan dan Teknologi (1996-2000) PT Telkom Indonesia.
Tim Penasehat, yang terdiri dari: a) Rektor Institut Teknologi Bandung; b) Rektor Universitas Indonesia; c) Rektor Universitas Gajah Mada; d) Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember; e) Para pakar dan praktisi lainnya baik dari dalam maupun luar negeri yang ditetapkan oleh Ketua Harian.
Tim Mitra yang terdiri dari para pemangku kepentingan (stakeholders) di bidang industri TIK, akademisi dan praktisi yang ditetapkan oleh Ketua Harian. |
| |
|
|